Visi Misi

Posted by : Administrator
Share

Visi Misi

VISI MISI, STRATEGI PROGRAM DAN KEGIATAN

 

  1. VISI MISI dan TUJUAN DESA KURIPAN
  1. VISI

Adapun Visi yang diusung untuk mendukung Pembangunan Jangka Menengah Desa Kuripan adalah   :         ”TEWUJUDNYA TATANAN KEHIDUPAN DAN TATANAN PEMUKIMAN YANG HARMONIS, AMAN, SUKSES, BERMARTABAT SERTA INOVATIF DAN DIDASARI NILAI PANCASILA DAN NILAI BUDAYA SASAK” .

  1. MISI

Terciptanya kenyamanan dan daya tarik tersendiri di setiap aspek kehidupan, dengan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Bersatu berprilaku hidup sehat dan Harmonis  
      1. Desa dan Organisasi Masyarakat Desa.

Prilaku hidup sehat dan harmonis pada pengelolaan Pemerintahan Desa, Lembaga

      1. Prilaku hidup sehat dan harmonis menata lingkungan .
  1. Bersatu menata lingkungan
  2. Bersatu menjaga kebersihan, kenyamanan lingkungan pemukiman.
  3. Bersatu mengembangkan desa Kuripan sebagai :
  1. Wisata Agroindustri

Pengembangan agroindustri mencakup pengembangan peternakan, pertanian, dan pengolahan hasil peternakan dan pertanian. Tata kelola peternakan maupun pertanian direncanakan agar memiliki daya tarik tersendiri disamping tujuan ekonomi.

 

  1. Wisata Gunung Sasak dan Sekitarnya

Pengembangan kawasan gunung sasak menjadi Destinasi Wisata adalah pertama dilakukan dengan pendekatan tata kelola gunung sasak yaitu tata kelola hutan wisata.

  1. Wisata Lingkungan Pemukiman yang bersih dan hijau.

Untuk mengembangkan pemukiman yang bersih dan hijau dilaksanakan dengan isu kesehatan, keserasian, serta kenyamanan menempati tempat tinggal masing-masing.

  1. Bersatu merencakan dan mensukseskan pembangunan jangka menengah Desa Kuripan
  2. Bersatu mendukung dan mensukseskan Program Pemerintah dalam Mewujudkan dan menciptakan pembangunan secara bertahap yang kondusif dengan lebih banyak melibatkan masyarakat di Desa Kuripan.

 

  1. TUJUAN
  1. Memfasilitasi masyarakat dalam mendukung Program-Program Pembangunan Desa Kuripan
  2. Menambah keterlibatkan masyarakat dalam proses pembangunan di Desa Kuripan
  3. Memfasilitasi masyarakat untuk memberikan swadaya yang tinggi untuk memperlancar pembangunan di Desa Kuripan
  4. Memfasilitasi masyarakat dalam pengadaan MCK keluarga dan MCK umum.
  5. Peningkatan jumlah sumur bor dan pelayanan informasi tentang penting minum air bersih.
  6. Meningkatkan kwalitas pelayanan dan prasarana dan sarana pustu / polindes.
  7. Meningkatkan kesadaran ibu hamil dan melahirkan terhadap pentingnya kesehatan bagi anak dan pada waiktu melahirkan.
  8. Memfasilitasi masyarakat untuk menyediakan tenaga dukun terlatih
  9. Meningkatkan tentang kesadaran masayarakat dalam pola hidup sehat.
  10. Peningkatan prasana kesehatan, dan penataan lingkungan hidup.
  11. Peningkatan intensitas kerjasama dengan pihak sekolah dan Lembaga Desa serta masyarakat.
  12. Memfasilitas masyarakat dalam peningkatan keterampilan atau life skill.
  13. Memfasilitasi masyarakat untuk penyandang cacat dalam memperoleh pendidikan yang layak.
  14. Memfasilitasi dan peningkatan pelayanan pendidikan dan prasarana dan sarana pendidikan.
  15. Peningkatan sarana  dan partisipasi mayarakat dalam keamanan.
  16. Peningkatan kerjasama dengan aparat maupun ORMAS dalam keamanan.
  17. Peningkatan pemanfatan sumber daya alam yang tersedia.
  18. Meningkatkan sumber daya manusia yang meliputi Bidang Pertanian, Peternakan, Perikanan,Perkebunan, Ekonomi dan Jasa.
  19. Memfasilitasi dan meningkatkan fasilitas/sarana pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.
  20. Peningkatan pelayanan publik.
  21. Peningkatan lapangan kerja dan mendorong kerja masyarakat.
  22. Peningkatan fasilitas transportasi dan informasi.
  23. Memfasilitasi dan peningkatan sarana ibadah.

 

  1. KEBIJAKAN PEMBANGUNAN

Visi pembangunan desa merupakan cita cita suatu desa untuk  mencapai suatu tujuan tertentu. Sedangkan Misi merupakan langkah – langkah yang ditempuh guna mencapai Visi tersebut. Visi misi sangat berkaitan erat dan tidak dapat dipisahkan guna tercapainya suatu cita – cita yang diharapkan. Visi akan berhasil bilamana misi tersebut dijalankan. Untuk mempercepat implementasi pencapaian visi dan misi dalam proses pembangunan desa, perlu dikembangkan Arah Kebijakan Pembangunan Desa sehingga dinamika pembangunan tetap terarah menuju visi dan misi yang dicita – citakan.

Dengan di dukung dengan potensi – potensi yang ada, diharapkan misi tersebut dapat optimal dalam pencapaian visi yang dicita-citakan. Berdasarkan visi serta misi yang telah dibuat guna pembangunan desa dalam jangka waktu 6 tahun kedepan maka di dapat Issue Strategis yang berkembang serta arah kebijakan pengembangan program yang akan digunakan sebagai acuan pembangunan desa selama kurun waktu 6 tahun kedepan.

    1. Isu Strategis
  1. Bidang Kesehatan
  1. Isu Strategis:
  • Tersedianya sumber  air bersih  disetiap dusun dengan kedalaman 5-11 meter.
  • Tersediainya bahan baku lokal untuk pembuatan MCK seperti batu bata.
  • Tersedianya Fasilitas yang mendukung untuk kelancaran proses kehamilan Ibu hamil di Desa Kuripan di tempat-tempat yang jauh dari Puskesmas dan Polindes.
  • Tersedianya sarana dan prasarana kesehatan yang lebih lengkap untuk pelayanan kesehatan masyarakat.
  1. Tujuan Strategis
  • Terpenuhinya kebutuhan sarana air bersih untuk setiap KK.
  • Terpenuhinya Sarana Kebersihan seperti Septik Tang, Bak Sampah
  • Peningkatan pelayanan untuk ibu hamil dan melahirkanbaik medis maupun pemberdayaan dukun beranak.
  1. Indikator Keberhasilan
  • Jumlah KK yangmenggunakan sarana air bersih bejumlah 2673 KK setiap tahunnya.
  • Jumlah KK yang menggunakan JAGA naik 2100  KK setiap tahunnya.
  • Pelayanan kesehatan masyarakat naik sebesar 10% setiap tahunnya.
  • Peningkatan sebesar 5 % setiap tahunnya kunjungan Ibu hamil dan melahirkan ke Polindes / Pustu maupun Posyandu
  • Penataan lingkungan meningkat 2,5 % setiap tahunnya
  • Meningkatnya pola hidup sehat bagi KK miskin sejumlah 25 KK setiap tahunnya.
  1. Kegiatan Utama:
  • Memfasilftasi masyarakat dalam pembuatan Jamban Keluarga
  • Pengoptimalan pemeliharaan Sumber mata air yaitu semua sumur gali dan  sumur bor, agar tercapainya kebutuhan masyarakat untuk seterusnya.
  • Membangun kerjasama yang baik dengan pihak dinas terkait (dinas Kesehatan) dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang meliputi :
  1. Pemberdayaan masyarakat tentang kesehatan
  2. Pelayanan posyandu. pustu/ polindes
  3. Penyuluhan kesehatan bagi masyarakat khususnya ibu hami dan melahirkan
  4. Peningkatan gizi anak/ makanan dampingan selain ASI
  5. Pembinaan Pola hidup sehat
  • Meningkatkan status pustu menjadi puskesmas.
  • Membangun bak sampah/ pengadaan container.
  • Pembuatan Drainase limbah keluarga.
  • Pembangunan Poskesdes Kuripan
  • Pelatihan Kader Posyandu
  1. Bidang Pendidikan:
  1. Isu Strategis:

Pendidikan merupakan kebutuhan masyarakat untuk peningkatan Sumber Daya Manusia baik secara akademik formal dan non formal, maupun life skill.

  1. Tujuan Strategis:

Mewujudkan masyarakat agar dapat menikmati pendidikan, baik melalui lembaga formal maupun non formal,

 

  1. Indikator Keberhasilan:
  • Jumlah angka DO menurun 2,5% setiap tahunnya
  • Jumlah masyarakat yang bisa baca tulis meningkat 3% setiap tahunnya dari jumlah yang ada.
  • Jumlah anak yang melanjutkan pendidikan meningkat rata-rata 10% pertahunnya.
  • Jumlah masyarakat yang memiliki keterampilan meningkat sejumlah 20 orang pertahunnya.
  • Jumlah penyandang cacat yang terampil meningkat sebesar 2%.
  • Jumlah lembaga-lembaga pendidikan nonformal meningkat 2 unit setiap tahunnya.
  • Fasilitas dan sarana pendidikan meningkat 25% setiap tahun pada setiap jenjang.
  • Pelayanan pendidikan naik sebesar 2,5% setiap tahunnya.
  1. Kegiatan Utama:
  • Pengadaan Buku Perpustakaan Desa Kuripan
  • Pengadaan Fungsi BLK Desa
  • Pembuatan Halte Pendidikan
  • Pembangunan Trotoar Khusus Pelajar
  • Rehab sekolah pada setiap jenjangnya.
  • Peningkatan mutu siswa.
  • Peningkatan kapasitas tenaga pengajar dengan pelatihan-pelatihan kompetensi.
  • Meningkatkan kerjasama dengan dinas Pendidikan, pihak sekolah, komite dan semua masyarakat desa dalam :
    1. Kunjungan dan konsultasi kepada masyarakat tentang pentingnya pendidikan anak.
    2. Pengusulan dana BKM bagi siswa jenjang MA / SLTA bagi keluarga miskin.
    3. Dana dampingan selain dari pemerintah bagi masyarakat miskin.
    4. Penambahan TKB untuk SMP terbuka.
    5. Kejar Paket C.
    6. TK bagi anak yang tidak mampu.
    7. Pembelajaran dan keterampilan bagi penyandang cacat.
    8. Adanya Perguruan tinggi.
    9. Pembentukan lembaga-lembaga pendidikan nonformal
    10. Honorarium bagi tenaga sukarelawaan pada lembaga-lembaga      nonfonnal.
    11. Pelatihan keterampilan bagi pemuda-pemudi.
    12. Tersedianya akses informasi pendidikan.
  1. Bidang Keamanan
  1. Isu Strategis

Menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

  1. Tujuan Strategis:

Terwujudnya situasi dan kondisi Iingkungan yang kondusif, tentram dan nyaman.

  1. Indikator Keberhasilan:
  1. Angka pencurian menurun 10% setiap tahunnya.
  2. Keaktifan masyarakat yang bersiskamling meningkat sebesar 25% setiap tahunnya.
  3. Jumlah pos jaga permanen bertambah 2 unit setiap tahunnya.
  4. Jumlah Penerangan lampu jalan bertambah 10 unit setiap tahunnya.
  1. Kegiatan Utama:
  1. Pembuatan pos ronda dan jadwal piket.
  2. Patroli keamanan dan aparat kepolisian.
  3. Pengaktifan Badan Keamanan Desa ( BKD )

 

  1. Pemberdayaan yang intens pada Badan Keamanan Desa ( BKD )
  2. Pemasangan lampu jalan.
  1. Bidang Perekonomian

4.1  Pertanian

4.1.1 Isu Strategis:

Peningkatan pendapatan petani masyarakat miskin.

4.1.2 Tujuan Strategis:

Meningkatkan pendapatan petani melalui peningkatan produktivitas pertanian, pelayanan, dan peningikatan fasilitas.

4.1.3 Indikator Keberhasilan:

  1. Hasil tanaman petani meningkat 5% setiap tahunnya.
  2. Jumlah areal yang terkena hama berkurang 10% setiap
    tahunnya.
  3. Tanaman yang dikembangkan selain padi meningkat sebesar rata-rata 5% setiap jenisnya,
  4. Peningkatan Pembinaan dan penyuluhan meningkat 2,5% pertahunnya.
  5. Jumlah area yang terjangkau irigasi meningkat sebesar 10 Ha pertahunnya.
  6.  Jumlah Fasilitas pertanian bertambah 1 unit pertahunnya.

4.1.4  Kegiatan Utama

  1. Penambahan Modal SPP
  2. Pembangunan Pasar Tradisional
  3. Pembangunan Pasar Modern
  4. Pembangunan Pasar Seni
  5. Kursus Keterampilan/Peningkatan Kapasitas
  1. Komputer
  2. Tata Boga
  3. Perbengkelan
  1. Pembinaan kelompok Tani.
  2. Training bagi petani miskin tentang system pola tanam, tekhnologi tepat guna, pembuatan pupuk alami.
  3. Pengembangan jenis tanaman.
  4. Perbaikan saluran irigasi.
  5. Sistem menejemen pengairan.
  6. Penyuluhan intensif.
  7. Pembuatan sumur dangkal / penampungan air.
  8. Pemberian kredit lunak bagi petani miskrn.
  9. Pembangunan fasi1itas pelayanan pertanian.
  10. Kontrol pasar dan pemasaran.

4.2  Peternakan

4.2.1  Isu Strategis:

Peningkatan pendapatan masyarakat miskin.

4.2.2 Tujuan Strategis

Meningkatkan pendapatan masyarakat miskin yang tidak memiliki lahan atau petani dengan lahan yang tergolong kecil.

4.2.3 Indikalor Kebrhasilan:

  1. Jumlah KK yang memelihara ternak besar bertambah 25 KK setlap tahun.
  2. Jumlah KK yang memelihara ternak unggas meingkat 40 KK setiap tahunnya.

4.2.4  Kegiatan Utama

  1. Penggemukan sapi.
  2. UJi coba ternak unggas seperti ayam ras, ayam potong,  dll.
  3. Penyuluhan dan pelayanan kesehatan ternak.
  4. Pelatihan sistem pengelolaan ternak, serta manejemen pemasaran.

4.3  Perkebunan

4.3.1 Isu Strategic:

Pengelolaan lahan tidur sebagai tegalan dengan peningkatan produktivitas dan tata guna lahan.

4.3.2 Tujuani Strategis:

Meningkatkan hasil lahan tidur dengan penanaman jenis tanaman yang berjangka panjang dan atau tanaman semusim,

4.3.3 lndikator keberhasilan:

  1. Jumlah jenis tanaman yang dikembangkan meningkat 3 jenis setiap tahunnya.
  2. Fasilitas pelayanan dan sarana pemasaran tersedia 2 unit setiap tahunnya,

4.3.4  Kegiatan Utama:

  1. Pembinaan kelompok petani tembakau.
  2. Pengermbangan jenis tanaman.
  3. Pelatihan tentang sistem pengolahan hultikultura.
  4. Training tentang sistem pemasaran
  5. Pembinaan dari instansi terkait,

4.4 Perikanan

4.4.1  Isu Strategis:

Pengembangan dan pemanfaatan sumber air di daerah persawahan dan aliran sungai yang ada.

4.4.2  Tujuan Strategis:

Mengembangkan dan adanya pendapatan dampingan selain dari pertanian dengan memanfaatkan lahan kosong

4.4.3  Indikator keberhasilan:

  1. Jumlah KK miskin yang mengembangkan komiditi ikan air tawar meningkat setiap tahunnya.
  2. Prosentase Pengembangan air tawar meningkat setiap tahunnya.

4.4.4  Kegiatan Utama:

  1. Komoditi air tawar di persawahan / perkebunan.
  2. Pengembangan ikan airtawar di lingkungan rumah.
  3. Pembinaan dan pelatihan sistem pengelolaan.
  4. Training sistem pemasaran.

 

  1. Bidang Inprastruktur  ( Sarana dan Prasarana )
  1. Isu Strategis :

Peningkatan sarana transportasi dalam menunjang kelancaran daripada perekonomian masyarakat, dan sarana umum lainnya.

  1. Tujuan Strategis :

Terwujudnya fasilitas jalan yang layak dan memadai dalam peningkatan ekonomi masyarakat miskin dan tersedianya fasilitas umum lainnya yang layak.

  1. Indikator keberhasilan :
  1. Adanya peningkatan Sarana Transportasi ( Jalan dan Jembatan ) setiap tahunnya
  2. Adanya peningkatan pemeliharaan Jalan dan Jembatan setiap tahunnya.
  3. Jumlah pembangunan Sarana dan Prasarana meningkat setiap tahunnya.
  1. Kegiatan Umum :
  1. Pengaspalan Jalan Tongkek-Kuripan 2, Monto, Karang Rumak
  2. Peningkatan Jalan Lingkungan Sedayu, Karang Rumak
  3. Rabat Gang Semua Dusun
  4. Pavin Block Semua Dusun
  5. Pembukaan Jalan Baru Sedayu, Dua Pelet, Karang Rimak, Tongkek.
  6. Pembangunan Beronjong Tongkek, Kuripan 1, Kr. Makam, Iting dan Monto
  7. Pembangunan Balai Pemandian Umum Tongkek, Karang Makam dan Iting
  8. Pembangunan Kuripan 1, Monto dan u
  9. Pembangunan Talud Semua Dusun
  10. Pembangunan Talud Badan Jalan semua Dusun
  11. Pembangunan Saluran Irigasi Pertanian
  12. Pembuatan Pintu Pembagi Air Irigasi Pertanian
  13. Pembangunan Gedung MI dan MTs
  14. Pembangunan Gedung PAUD
  15. Pembangunan Gedung Serba Guna
  16. Pos Ronda Modern
  17. Kandang Komunal
  18. Peningkatan Jalan dan Jembatan beton maupun jembatan plat beton.
  19. Peningkatan Sarana Pasar Desa Kuripan
  20. Peningkatan Trotoar dan seluruh Gang ( Paving/ Rabat ).
  21. Pembangunan Saluran Irigasi dan Drainase Lingkungan
  22. Peningkatan Industri Rumah Tangga Jasa.
  1. Usaha Kecil dan Menengah
  1. Isu Strategis:

Peningkatan ketrampilan kerajinan serta pengembangan usaha-usaha kecil iainnya.

  1. Tajuan Strategis:

Meningkatnya kemampuan pengelolaan kerajinan dan berkembangnya usaha-usaba mikro.

  1. Indikator Keberhasitan :
  1. Jumlah perempuan trampil dalam mengulat meningkat 31 orang setiap tahunnya.
  2. Bertambahnya jumlah usaha-usaha kecil 10 unit setiap tahunnya.
  3. Terdapatnya fasilitas pelayanan 1 unit setiap tahunnya.
  1. Kegiatan Utama :
  1. Bantuan dana bergulir bagi para pengerajin anyaman ketak.
  2. Bantuan dana bergulir/kredit lunak bagi pedagang bakulan.
  3. Penyediaan fasilitas pengelolaan dan pemasaran hasil kerajinan.
  4. Pembinaan kelompok kerajinan.
  5. Pelayanan simpan pinjam bagi masyarakat miskin.
     

 

  1. Bidang Pertambangan
  1. Isu Strategis :

Pengoptimalan sumber daya alam dengan baik untuk peningkatan pendapatan masyarakat.

  1. Tujuan Strategis :

Mengoptimalkan sumber daya alam menjadi sumber pendapatan / penghasilan masyarakat maupun desa.

  1. Indikator Keberhasilan :

Sumber daya alam yang ada pemanfaatannya meningkat 10% setiap tahunnya.

  1. Kegiatan Utama:
  1. Pengelolaan SDA yang baik
  2. Promosi dan pemasaran hasil sumber daya alam berupa tanah urug dan batu pecah.

Desa Kuripan Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat
© 2020 Lombok Barat Follow : Facebook Twitter Linked Youtube